BERITA

Dari Pidato Kenegaraan Presiden RI :Tahun Depan, Saatnya Banjarnegara Prioritas Pengembangan Daya Saing

Ketua DPRD Sementara dr Amalia Desiana memimpin jalannya Rapat Paripurna Istimewa menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI di hadapan Sidang MPR (16/08)

 

DS – Ada tiga materi pidato presiden RI. Ada banyak point yang disampaikan di ketiga pidato tersebut. Ada tentang persatuan dan kesatuan, ada tentang era keterbukaan, daya saing, tentang hubungan antar lembaga Negara, dan seterusnya. Di dalam pidato nota keuangan juga muncul banyak point, diantaranya adalah focus Presiden pada upaya peningkatan SDM, melalui pendidikan, perlindungan sosial, kesehatan, dan juga penggunakan kemajuan teknologi dalam berbagai aspek.

“Disampaikan anggaran pendidikan di tahun 2020 mengalami peningkatan signifikan hingga sampai angka 500 Triliun dari semula di kisaran 390 an Trilyun. Ditambah lagi upaya Presiden untuk meningkatkan kualitas guru” kata anggota DPRD, Bambang Prawoto Sutikno, Jumat (16/08) di Pendopo Dipayudha jelang acara Tirakatan.

 

Peserta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Banjarnegara (16/08) tengah menyaksikan pidato Presiden RI Jokwo yang ditayangkan lewat layar lebar

 

Ini tentu kabar baik bahwa arah pembangunan menuju pada prioritas peningkatan keunggulan SDM. Jika dikaitkan dengan kontek lokal, kata Bambang, menurut hemat saya kondisinya tepat atau pas sekali. Prioritas Bupati pada pembangunan infrastruktur merupakan kebijakan untuk peningkatan daya saing. Sebab akses jalan yang menjangkau semua wilayah serta dalam kondisi bagus merupakan sarana untuk meningkatkan daya saing.

“Bupati menargetkan prioritas infrastruktur jalan ini akan selesai di tahun 2020. Kemudian pembangunan dilanjut pada prioritas lainnya, termasuk prioritas pada pembangunan SDM. Di tahun 2020 ini juga Banjarnegara masuk pada fase pelaksanaan RPJMD tahun ke 3. Keuntungannya, tahun ini bersamaan dengan mulainya prioritas pembangunan SDM oleh Jokowi” katanya.

Di dalam fase ini posisi strategis kita adalah harus berani mengembangkan daya saing. “Harapannya, pemerintah tidak takut untuk mengambil kebijakan berani berkompetisi dan mengembangan daya saing.” katanya.

 

Rangkaian formal peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI dimulai Jumat (16/08) pagi ini dengan pelaksanaan Sidang Istimewa DPRD. Agenda sidang adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi yang dilaksanakan dalam tiga kesempatan. Untuk kegiatan yang dipusatkan di Ruang Sidang Paripurna lantai 2 DPRD.

“Untuk mendukung kesuksesan acara, sekretariat dewan menyediakan dua layar untuk hadirin memonitor” kata Sekretaris Dewan, Catur Subandrio di tengah acara.

Hadir pada kesempatan ini Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkompinda, Sekda, anggota DPRD yang baru, dan Kepala OPD.

 

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Wabup Syamsudin, jajaran Forkompinda, tampak di jajaran hadirin mengikuti Rapat Paripurna Isitimewa menyaksikan pidato kenegaraan RI (16/08)

 

Sementara itu, Sekretaris DPRD, Catur Subandrio menambahkan agenda sidang DPRD hari Jumat (16/08) adalah Rapat Istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jokowi di hadapan MPR. Acara ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia yang diselenggaranan Pemkab Banjarnegara.

 

Pidato kenegaraan dilaksanakan dalam tiga sessi. Sessi pertama pukul 08.30 Presiden membacakan pidato tentang rapat tahunan MPR RI tahun 2019. Kedua, pada pukul 10.30 Presiden Jokowi membacakan pidato tentang HUT ke 74 Republik Indonesia.

“Sessi terakhir dilaksanakan usai Shalat Jumat pada pukul 14.20 an. Presiden membacakan pidato tentang Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2020 disertai nota keuangan dan dokumen pendukungnya” katanya. (*_eKo / ed DS)